WELCOME TO MARWAN GOBEL BLOGSPOT

Document


BAB I
PENDAHULUAN


Latar Belakang
Tumbuhan adalah organisma benda hidup yang terkandung dalam alam Plantae. Biasanya, organisma yang menjalankan proses fotosintesis adalah diklasifikasikan sebagai tumbuhan. Tumbuhan memerlukan cahaya matahari untuk menjalani proses fotosintesis.Tumbuhan merangkumi semua benda hidup yang mampu menghasilkan makanan dengan menggunakan klorofil untuk menjalani proses fotosintesis dan menghasilkan kanji. Sel tumbuhan berbeza dengan sel haiwan dalam beberapa segi termasuk sel tumbuhan mempunyai dinding sel. Seperti kita ketahui, dalam  tumbuhan dipelajari bagian – bagian tubuh tumbuhan seperti daun,bunga, dan buah  dan lain sebagainya.Daun merupakan suatu bagian tumbuhan yang penting dan pada umumnya tiap tumbuhan mempunyai sejumlah besar daun. Adapun bagian-bagian daun yaitu, upih daun atau pelepah daun, tangakai daun, dan helaian daun. Pada bunga adalah batang dan daun yang termodifikasi. Modifikasi ini disebabkan oleh dihasilkannya sejumlah enzim yang dirangsang oleh sejumlah fitohormon tertentu. Pembentukanbunga dengan ketat dikendalikan secara genetik dan pada banyak jenis diinduksi oleh perubahan lingkungan tertentu, seperti suhu rendah, lama pencahayaan, dan ketersediaan air (lihat artikel Pembentukan bunga). Bunga disebut bunga sempurna bila memiliki alat jantan (benang sari) dan alat betina (putik) secara bersama-sama dalam satu organ. Suatu bunga dikatakan bunga lengkap apabila memiliki semua bagian utama bunga. Empat bagian utama bunga (dari luar ke dalam) adalah sebagai berikut:
Kelopak bunga atau calyx;
Mahkota bunga atau corolla yang biasanya tipis dan dapat berwarna-warni untuk memikat serangga yang membantu proses penyerbukan;
Alat kelamin jantan atau androecium (dari bahasa Yunani andros oikia: rumah pria) berupa benang sari;
Alat kelamin betina atau gynoecium (dari bahasa Yunani gynaikos oikia: "rumah wanita") berupa putik.
Sedangkan pada buah, ada kalanya bagian bunga selain bakal buah ikut tumbuh dan merupakan suatu bagian buah. Adapun bagian-bagian buah yaitu buah semu atau tertutup dan buah sungguh atau buah telanjang. Pada buah semu di bagi atas 3 yaitu, buah semu tunggal, buah semu ganda, dan buah semu majemuk. Sedangkan pada buah sungguh atau buah sejati di bagi atas 3 juga yaitu, buah sejati tunggal, buah sejati ganda, dan buah sejati majemuk.
1.2 Tujuan Praktikum             
            Membuat deskripsi morfologi organ-organ tumbuhan.



BAB II
TINJAUAN PUSTAKA


2.1 Morfologi Pada Daun
            Daun merupakan suatu bagian tumbuhan yang penting dan pada umumnya tiap tumbuhan mempunyai sejumlah besar daun. Alat ini hanya terdapat pada batang saja dant tidak pernah terdapat pada bagian lain pada tumbuhan. Bagian batang tempat duduknya atau melekatnya daun dinamakan BUKU-BUKU(NODUS) batang. Dan tempat di atas daun yang merupakan sudut antara batang dan daun dinamakan KETIAK Daun(axilla). Daun biasanya tipis melebar, kaya akan zat warna hijau yang dinamakan KLOROFIL.( Wikipedia  2011)
            Bentuk daun yang tipis melebar. Warna hijau dan dudukannya pada batang yang menghadap ke atas itu memang sudah selaras dengan fungsi daun bagi tumbuh-tumbuhan, yaitu sebagai alat untuk:
Pengambilan zat-zat makanan (resorbsi) terutama yang berupa zat gas (CO2)
Pengolahan zat-zat makanan (asimilasi)
Pengupan air (transpirasi)
Pernapasan (respirasi)
Tumbuhan mengambil zat-zat makanan dari lingkungannya dan zat yang di ambil (diserap) tadi adalah zat-zat yang bersifat anorganik. Air beserta garam-garam diambil dari tanah oleh akar tumbuhan. Sedang gas asmarang (CO2 ) yang merupakan zat makanan pula bagi tumbuhan diambil dari udara melalui celah-celah yang halus yang disebut MULUT DAUN(STOMA). ( Wikipedia  2011)
Daun merupakan salah satu organtumbuhan yang tumbuh dari batang, umumnya berwarna hijau (mengandung klorofil) dan terutama berfungsi sebagai penangkap energi dari cahaya matahari melalui fotosintesis. Daun merupakan organ terpenting bagi tumbuhandalam melangsungkan hidupnya karena tumbuhan adalah organisme autotrof obligat, ia harus memasok kebutuhan energinya sendiri melalui konversi energi cahaya menjadi energi kimia. ( Wikipedia  2011)
Bentuk daun sangat beragam, namun biasanya berupa helaian, bisa tipis atau tebal. Gambaran dua dimensi daun digunakan sebagai pembeda bagi bentuk-bentuk daun. Bentuk dasar daun membulat, dengan variasi cuping menjari atau menjadi elips dan memanjang. Bentuk ekstremnya bisa meruncing panjang.Daun juga bisa bermodifikasi menjadi duri (misalnya pada kaktus), dan berakibat daun kehilangan fungsinya sebagai organ fotosintetik. Daun tumbuhan sukulen atau xerofit juga dapat mengalami peralihan fungsi menjadi organ penyimpan air.Daun segar (kiri) dan tua. Daun tua telah kehilangan klorofil sebagai bagian dari penuaan.Warna hijau pada daun berasal dari kandungan klorofil pada daun. Klorofil adalah senyawa pigmen yang berperan dalam menyeleksi panjang gelombang cahaya yang energinya diambil dalam fotosintesis. Sebenarnya daun juga memiliki pigmen lain, misalnya karoten (berwarna jingga), xantofil (berwarna kuning), dan antosianin (berwarna merah, biru, atau ungu, tergantung derajat keasaman). Daun tua kehilangan klorofil sehingga warnanya berubah menjadi kuning atau merah (dapat dilihat dengan jelas pada daun yang gugur). ( Wikipedia  2011)
2.2 Morfologi Pada Bunga
Sebuah bunga stereotip terdiri dari empat jenis struktur yang melekat pada ujung tangkai pendek. Masing-masing jenis bagian yang diatur dalam lingkaran pada stopkontak. Empat whorls utama (mulai dari pangkal dari node bunga atau terendah dan ke atas bekerja) adalah sebagai berikut:
Calix : ligkaran terluar yang terdiri dari satuan yang disebut sepal , ini biasanya hijau dan melampirkan sisa bunga di tahap tunas, bagaimanapun, mereka dapat ada atau menonjol dan kelopak-seperti di beberapa spesies.
Corolla : pada lingkaran selanjutnya menuju puncaknya, terdiri dari satuan yang disebut kelopak , yang biasanya tipis, lembut dan berwarna untuk menarik binatang yang membantu proses penyerbukan .
Androecium (dari Yunani Andros oikia: rumah pria): pada lingkaran berikutnya (kadang-kadang berlipat ganda menjadi beberapa whorls), yang terdiri dari satuan yang disebut benang sari . Benang sari terdiri dari dua bagian: tangkai disebut filamen, diatapi oleh anter mana serbuk sari diproduksi oleh meiosis dan akhirnya bubar.
Gynoecium (dari oikia gynaikos Yunani: wanita rumah): pada lingkaran terdalam bunga, yang terdiri dari satu atau lebih unit yang disebut karpel . Para carpel karpel menyatu atau beberapa bentuk struktur berongga disebut ovarium, yang menghasilkan ovula internal. Ovula yang megasporangia dan mereka pada gilirannya menghasilkan megaspores oleh meiosis yang berkembang menjadi gametophytes perempuan. Ini menimbulkan sel-sel telur. Para gynoecium dari bunga juga dijelaskan menggunakan terminologi alternatif dimana satu struktur melihat dalam lingkaran terdalam (yang terdiri dari gaya, ovarium dan stigma) disebut putik. Putik mungkin terdiri dari carpel tunggal atau sejumlah karpel menyatu bersama. Ujung lengket putik, stigma, adalah reseptor serbuk sari. Tangkai mendukung, gaya, menjadi jalur untuk tabung serbuk sari tumbuh dari serbuk sari mengikuti stigma.  (Wikipedia 2011)
Meskipun pengaturan yang diuraikan di atas dianggap "khas", spesies tanaman menunjukkan variasi yang luas dalam struktur bunga. Modifikasi ini memiliki signifikansi dalam evolusi tanaman berbunga dan digunakan secara luas oleh ahli botani untuk membangun hubungan antara spesies-spesies tanaman. Empat bagian utama bunga umumnya didefinisikan oleh posisi mereka pada wadah dan bukan oleh fungsi mereka. Banyak bunga kurangnya beberapa bagian atau bagian dapat diubah menjadi fungsi lain dan / atau terlihat seperti apa yang biasanya bagian lain. Pada beberapa keluarga, seperti Ranunculaceae , daun bunga yang sangat berkurang dan dalam banyak spesies sepal berwarna-warni dan kelopak-suka. Bunga lainnya telah dimodifikasi benang sari yang petal-seperti, bunga-bunga ganda Peonies dan Mawar sebagian besar benang sari petaloid. [1] Bunga menunjukkan variasi yang besar dan pabrik ilmuwan menggambarkan variasi ini dalam cara yang sistematis untuk mengidentifikasi dan membedakan spesies. (Wikipedia 2011)
            Spesifik terminologi digunakan untuk menjelaskan bunga dan bagian-bagiannya. Banyak bagian-bagian bunga digabungkan bersama; bagian menyatu berasal dari lingkaran yang sama bawaan , sementara bagian-bagian menyatu berasal dari whorls berbeda adnate , bagian yang tidak menyatu bebas. Ketika kelopak menyatu ke dalam tabung atau cincin yang jatuh jauh sebagai satu kesatuan, mereka sympetalous (juga disebut gamopetalous.) Kelopak bawaan mungkin memiliki daerah khas: dasar silinder tabung, memperluas wilayah adalah tenggorokan dan pembakaran luar wilayah adalah dahan. Sebuah bunga sympetalous, dengan simetri bilateral dengan bibir atas dan bawah, yang berbibir dua. Bunga dengan kelopak bawaan atau sepal mungkin memiliki berbagai atau corolla berbentuk kelopak termasuk: berbentuk lonceng, funnelform, tubular, urceolate, salverform atau memutar. (Wikipedia 2011)
Banyak bunga yang memiliki simetri. Ketika perianth adalah membagi melalui poros tengah dari titik manapun, belahan simetris diproduksi, membentuk simetri radial . Bunga-bunga ini juga dikenal Actinomorphic atau teratur, misalnya naik atau Trillium. Ketika bunga membelah dan menghasilkan hanya satu baris yang memproduksi belahan simetris bunga dikatakan tidak teratur atau Zygomorphic, misalnya snapdragon atau anggrek yang paling.
Bunga dapat langsung terpasang ke pabrik di pangkalan mereka (sesil - tangkai atau batang pendukung sangat berkurang atau tidak ada). Batang atau tangkai bunga subtending disebut pedunculus . Jika pedunculus yang mendukung lebih dari satu bunga, batang  dihubungkan setiap bunga dengan sumbu utama disebut gagang bunga . Puncak batang berbunga bentuk pembengkakan terminal yang disebut torus atau stopkontak.  (Wikipedia 2011)
2.3 Morfologi Pada Buah      
            Pada pembentukan buah , ada kalanya bagian bunga selain bakal buah ikut tumbuh dan merupakan suatu bagian buah, sedang pada umumnya segera setelah terjadi penyerbukan dan pembuahan bagian-bagian bunga selain bakal buah segera menjadi layu dan gugur. Dari putik sendiri dengan tegas disebut hanya bakal buahnya,karena biasa tangkai dan kepala putiknya gugur pula seperti halnya dengan bgian-bagian yang lain. Bagian-bagian bunga yang kadang tidak gugur,melainkan ikut tumbuh dan tinggal pada buah, biasanya tidak berubah bentuk  dan sifat buah itu sendiri, jadi merupakan suatu bagianbuayangpenting,
misalnya;
a. Daun-daun pelindung.       
b. Daun-daun kelopak
c. Tangkai kepala putik          
d. Kepala putik
            Buah semata-mata terbentuk dari bakal buah, atau paling banyak padanya terdapat sisa-sisa bagian bunga yang lazimnya talah gugur itu, umumnya merupakan buah yang tidak terbungkus, jadi merupakan buah telanjang (fructus nudus). Buah ini juga dinamakan buah sejati atau buah sungguh. Dalam pembicaraan sehari-hari buahnya yang benar seringkali tidak dikenal lagi. Apa yang dinamakan buahnya justru bagian bunga yang telah berubah sedemikian rupa,sehingga menjadi bagian buah yang penting. Buah yang demikian dinamakan buah palsu atau buah semu(fructus spurius). Pada buah semu dinamakan: partenokarpi(parthenocarpy). ( Wikipedia  2011)
















BAB III
METODE PRAKTIKUM


3.1       Waktu Dan Tempat
            Praktikum di laksanakan pada hari/tanggal: selasa, 6 desember 2011, dari pukul 11.30 sampai pukul 13.00. bertempat di RKP 4, Jurusan Agroteknologi, Fakultas Ilmu-Ilmu Pertanian, Universitas Negeri Gorontalo
3.2       Alat Dan Bahan
            Adapun  alat yang di gunakan yaitu, buku gambar, karet, mistar, pisau, dan pensil. Sedangkan bahan yaitu, daun pepaya, daun singkong, daun kamboja, daun putri malu,bunga putri malu, bunga pepaya, buah ketimun, buah mangga, dan buah jarak.
 3.3 Cara Kerja
Adapun cara kerjanya yaitu;
Pertama, di siapkan bahan-bahanya yaitu, daun pepaya, daun singkong, daun kamboja,daun putri malu, bunga putri malu, bunga pepaya, buah ketimun, buah  mangga, dan buah jarak.Kedua, di siapkan alat-alatnya yaitu, buku gambar, karet, mistar, pensil, dan pisau.Kemudian ambil daun pepaya lalu di gambar daunnya, lalu brikan keterangan pada gambar daun pepaya itu. Setelah itu, ambil lagi daun singkong dan digambar daun singkong tersebut, dan berikan keterangan bagian-bagian pada daun singkong. Setelah daun singkon, ambil lagi daun kamboja sama seperti daun pepaya dan daun singkong, daun kamboja di gambar kemudian berikan keterangan bagian-bagian pada daun kamboja.  Selesai daun kamboja di lanjutkan lagi pada daun putri malu di gambar seperti daun-daun sebelumnya, lalu diberikan keterangan bagian-bagian pada daun  putri malu. Setelah itu, di ambil bunga putri malu di gambar bunganya, kemudian diberikan keterangan bagian-bagian bunganya. Selain bunga putri malu, di ambil lagi bunga pepaya bunganya digambar, kemudian diberikan keterangan bagian-bagian pada bunga pepaya. Selain daun,bunga adapula buah. Di ambil buah ketimun, pertama gambar dahulu buah utuhnya dan berikan keterangan, lalu buah ketimun di belah 2 dengan menngunakan pisau dan kemudian di gambar bagian dalam dari buah ketimun dan setelah di gambar, berikan keterangan bagian-bagian yang ada didalam  buah ketimun. Setelah buah ketimun,ambilah buah mangga, gambar dahulu buah utuhnya dan berikan keterangan, kemudian mangga belah 2 dengan menggunakan pisau, setelah itu di gambar lagi dan berikan keterangan bagian-bagian yang ada didalam buah mangga. Sama halnya dengan buah ketimun dan buah mangga, buah jarakpun begitu. Di gambar dahulu buah utuhnya, dan berikan keterangan, kemudian buah jarak di belah 2, lalu di berikan keterangan bagia-bagian pada buah jarak bagian dalam.





BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN


4. 1 hasil
·         Daun pepaya dan bagian – bagiannya (daun majemuk)

a.       Tulang daun
b.      Ketiak daun
c.       Tangkai daun
d.      Daging daun
e.       Batang daun

·         Daun singkong dan bagian – bagiannya (daun majemuk

a.       Ujung daun
b.      Tulang daun
c.       Tangkai daun
d.      Daging daun
e.       Batang daun


·         Daun kamboja dan bagian – bagiannya (daun tunggal)

a.       Ujung daun
b.      Daging daun
c.       Tulang daun


·         Daun putri malu dan bagian – bagiannya (daun majemuk)

a.       Tulang daun
b.      Daging daun
c.       Tepi daun

·         Bunga papaya dan bagian – bagiannya (bunga majemuk)

a.       Bunga papaya
b.      Tangkai daun
c.       Batang daun

·         Bunga putri malu dan bagian – bagiannya (bunga majemuk)

a.       Biji buah
b.      Batang bunga

·         Buah mentimun beserta bagian – bagiannya (buah tunggal)

a.       Kulit buah
b.      Daging buah
c.       Biji buah





·         Buah jarak dan bagian – bagiannya (bua semu sejati)

a.       Kulit buah
b.      Daging buah
c.       Biji buah

·         Buah mangga dan bagian – bagiannya (buah semu sejati)

a.       Kulit buah
b.      Daging buah
c.       Biji buah





4. 2 Pembahasan
Morfologi daun adalah sebagai berikut helai daun, tulang daun, tangkai daun, daging daun, tepi daun, ketiak daun,dan titik daun. Terdapat dua jenis daun daun tunggal dan daun mejamuk. Daun tunggal adalah daun yang helaiannya hanya  terdiri satu helai pada tangkai daunnya. Terdiri dari 3 bagian, yaitu:.Pelepah (vagina)Tangkai daun (petiolus). Pada bagian basalnya terdapat sendi daun (pulvinus) Helaian daun (lamina)  Seperti yang terdapat pada daun kamboja. Daun tunggal adalah daun  yang memiliki tiga bagian yakni pelepah (vagina), tangkai daun, helai daun (anonim2 2010)
 Daun majemuk adalah daun yang terdapat pada tangkai yang bercabang-cabang, dan baru pada cabang tangkai ini terdapat helaian daunnya, sehingga disini pada 1 tangkai terdapat lebih dari 1 helaian daun. seperti yang terdapat pada daun papaya, daun singkong, daun putri malu,  (reminderme.blogspot.com 2011)
Morfologi pada bunga adalah sebagai berikut kelopak bunga (calix).mahkota bunga atau (coralo),tangkai putik (stilus), kepala putik (stigma), tangkai sari (flament) articulas, kelenjar, benang sari, serbuk sari, kepala sari. Bunga terdiri atas dua jenis yakni bunga majemuk dan bunga tunggal. Bunga majemuk adalah bunga yang terangkai pada satu ibu tangkai bunga, seperti pada bunga pepaya
Bunga majemuk adalah sekelompok kuntum bunga yang terangkai pada satu ibu tangkai bunga atau pada suatu susunan tangkai-tangkai bunga yang lebih rumit. Rangkaian bunga semacam ini sangat bervariasi, baik pada pola-pola dan kerapatan tangkai bunganya, kelengkapan bagian-bagian pendukungnya, duduk bunga pada tangkai (filotaksi, phyllotaxy). (Wikipedia 2011)
Bunga tunggal adalah bunga yang terdiri atas satu bunga pada tangkai ujung tanaman, seperti pada bunga putri malu.
(Plantamor (2011) Bunga tunggal adalah bunga yang terdiri dari satu bunga saja pada ujung tangkai tumbuhan.
Morfologi pada buah adalah sebagai berikut: kulit buah, daging, buah, dan biji buah buah terbagi atas buah  sejati dan buah semu tunggal adalah yang terjadi dari satu bunga dengan satu bakal buah.tangkai bunga merupakan bagian utama buah, membesar berdaging dan dapat dimakan seperti pada buah mentimu. Buah sejati. Buah terbentuk dari bakal buah saja. Buah biasanya tidak diselubungi oleh bagian-bagian lain yang disebut buah tenjang (fructus nudus). Seperti buah mangga, dan buah jarak (wordpress.com 2011)






BAB V
PENUTUP


5.1 KESIMPULAN
            1. Morfologi daun, bunga dan buah. Daun terdiri dari upih daun, tangkai daun, dan helaian daun, bunga terdiri dari bunga majemuk sedangkan buah terdiri dari buah semu atau buah tertutup dan buah sungguh atau buah telanjang.
            2. Bagian-bagian dari daun, bunga dan buah ternyata berbeda-beda dan sangat mudah untuk dibedakan.
            3. Bentuk-bentuk daun yaitu ada yang menyirip, menjari dan melengkung. Bentuk-bentuk bunga yaitu ada bunga majemuk, bunga majemuk terbatas dan bunga majemuk tak terbatas. Sedangkan bentuk-bentuk buah yaitu ada yang buah sejati tunggal dan buah sejati tunggal kering.
5.2 SARAN
            Untuk praktikum morfologi dan anatomi sebaiknya dilakukan di laboratorium sehingga praktikan lebih merasa nyaman dan praktikum dapat berjalan dengan baik dan lancar.




DAFTAR PUSTAKA
Tjitrosoepomo, G. 1985. Morfologi tumbuhan.yokyakarta : Gadjah mada university press.
http://en.wikipedia.org/wiki/Flower
http://www.sas.upenn.edu/~eduardof/Protocols%20English/Fruit%20Morphology%20Data.htm
Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas









LAMPIRAN
Daun pepaya ( Carica papaya )
                             


Daun putri malu ( Mimosa pudica )


Daun singkong ( Manihot utilisima )


Daun kamboja ( Plumeria rubra )
 


Bunga pepaya ( Flos Carica papaya )
 


Bunga putri malu ( Flos Mimosa pudica )




Buah jarak pagar ( Fructus Jatropa curcas )



                   
Buah mentimun
 


Buah mangga ( Fructus Mangifera indica )
n

Tidak ada komentar:

Posting Komentar